Profil Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama

Keinginan memajukan pendidikan Tinggi merupakan salah satu wujud kepedulian Nahdlatul Ulama dalam pencapaian cita-citanya memajukan umat Islam dan masyarakat bangsa Indonesia. Berbagai upaya mencapai cita-cita tersebut telah dan akan dilakukan Nahdlatul Ulama secara terus menerus sesuai dengan dinamika masyarakat itu sendiri, dan dalam konteks inilah, pembangunan dan pengembangan pendidikan tinggi menjadi kebutuhan yang tidak dapat terelakkan.

Dalam memajukan pendidikan tinggi, Nahdlatul Ulama telah mendorong warganya untuk bergiat dalam pembangunan dan pengembangan berbagai jenis perguruan tinggi di seluruh Indonesia, yang jumlahnya telah mencapai 231 buah. Namun demikian, baru beberapa perguruan tinggi yang secara organisatoris dan resmi merupakan inisiatif dan menjadi milik mutlak organisasi Nahdlatul Ulama.

Pada tahun 1999 melalui Lembaga Pendidikan Maarif bidang perguruan Tinggi menginisiasi berdirinya Asosiasi Perguran Tinggi Nahdlatul Ulama sebagai wadah koordinasi perguruan tinggi yang ada di lingkungan Nahdlatul Ulama.

Pada Muktamar Nahdlatul Ulama ke 32 di Makassar, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2010-2015 telah membentuk sebuah Lajnah yang diberi nama Lajnah Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) yang kepengurusannya ditetapkan dengan keluarnya Surat Keputusan PBNU tentang Struktur Pimpinan Pusat Lajnah Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama dengan ketua Dr. H. Noor Ahmad, MA dan Sekretaris Dr. Muhammad Zain, MA.

Berdasarkan hasil Muktamar Nahdlatul Ulama ke-33 pada tahun 2015 di Jombang Jawa Timur, Lajnah Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama berubah menjadi Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama yang merupakan Lembaga yang sah guna mewujudkan cita-cita Nahdlatul Ulama di bidang pendidikan tinggi sebagaimana diamanatkan oleh AD/ART Nahdlatul Ulama. LPTNU juga dimaksudkan sebagai wadah terhimpunnya pendidikan tinggi yang memiliki kesamaan dasar, yaitu: Islam alaa thoriqotu ahlissunnah wal jama’ah dan khittoh perjuangan NU.

Untuk Masa khidmah 2015-2020, Berdasarkan SK PBNU No. 05/A.II.04/09/2015 Ditetapkan Susunan Pengurus Harian Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama sebagai berikut:

Penasehat: Prof. Dr. M. Nuh, DEA, KH. Mujib Qulyubi, MH, Prof. Dr. Masykuri Abdillah, Prof. Dr. H. Ridwan Lubis, Dr. H. Himi Muhammadiyah, dan Drs. H. Masduki Baidlowi.

Ketua               : Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak.

Sekretaris        : H. Lukmanul Khakim, M.Si

Bendahara      : Dr. H. Mastuki HS

 

LPTNU pada periode ini memiliki Visi “Menjadikan LPTNU sebagai lembaga yang berkhidmat membina pendidikan tinggi NU agar memiliki tata kelola yang lebih baik, bermutu, serta menjadi pendidikan tinggi unggulan berskala nasional”.

Misi

  • Merevitalisasi manajemen dan tatakelola LPTNU untuk menjadikan keseluruhan sistem dan kelembagaannya mampu bekerja lebih efektif, efisien, dan produktif.
  • Memperkuat pembinaan institusi Perguruan Tinggi NU supaya manajemen, tatakelola dan infrastruktur pembelajaran lebih baik.
  • Melakukan pembinaan terhadap mutu Perguruan Tinggi NU, memperkuat basis riset, sehingga menghasilkan lulusan yang unggul dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
  • Memperkuat pengembangan aset dan kewirausahaan Perguruan Tinggi NU melalui berbagai kemitraan dan kerjasama antara lain dibidang pembelajaran, penelitian, konsultasi, baik didalam maupun diluar negri
  • Menjadikan Perguruan Tinggi NU sebagai pendidikan tinggi yang punya reputasi dan berkelas di kancah nasional maupun internasional.

 

Dept. LPTNU meliputi

  1. Dept.  Kelembagaan pendidikan tinggi

(Dr. Muhammad Kadafi, SH, MH)

  1. Dept. sumber daya dan kemahasiswaan

(Dr. Didin Wahidin , M.Pd.)

  1. Dept. Hubungan dan Kerja Sama antar lembaga

(Muhammad Nashih Nasrullah, Lc)

  1. Dept.  Penjaminan Mutu dan Sistem Informasi

(Prof. Dr. Mansyur Ramli)

  1. Dept.  Riset, Inovasi dan Teknologi

(Retno Sumekar )

 

Kegiatan-kegiatan:

  1. Pelantikan Pengurus LPTNU
  2. Rapat Kerja LPTNU
  3. Penataan dan pengadaan Sekretariat LPTNU
  4. Rapat Konsolidasi Program Kerja LPTNU
  5. Pendataan dan Mapping  Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama
  6. Pemberian Beasiswa dan Akses ke Lembaga Beasiswa baik dalam maupun luar Negeri
  7. Peringatan Hari Santri dan Lounching Gerakan Santri Kuliah
  8. Fasilitasi dan Pendampingan Pendirian Perguruan Tinggi Baru
  9. Laporan pada Rapat Pleno PBNU
  10. Rapat Koordinasi Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama
  11. Visitasi dan Pendampingan Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi NU

Saat ini Perguruan Tinggi yang tergabung dalam wadah pembinaan Lembaga Pendidikan NU sebanyak : 231 Perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Perguruan Tinggi NU dari sisi kelembagaan/badan hukum terdiri dari: 31 Milik Nahdlatul Ulama dan 200 perguruan Tinggi di bawah yayasan milik jamaah nahdlatul ulama.

 

Dari sisi Jenis Perguruan Tingginya terdiri dari:

…..Universitas

…. Institut Agama Islam

…. Sekolah Tinggi

…. Sekolah Tinggi Ilmu

 

Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama

Berkhidmah mewujudkan Pendidikan Tinggi NU yang Unggul

You May Also Like